Info Kota Cilegon

kotabaja.com merupakan blog informasi terbaru kota cilegon, tentang pendidikan, fasilitas kesehatan, berita industri, kependudukan dan ruang terbuka publik yang terdapat di kota cilegon.

Bidang Kebudayaan Melebur ke Dinas Pendidikan, Pariwisata Gabung Dispora

Author
Published 11.01.00
Bidang Kebudayaan Melebur ke Dinas Pendidikan, Pariwisata Gabung Dispora
Bidang Kebudayaan Melebur ke Dinas Pendidikan, Pariwisata Gabung Dispora
Bidang Kebudayaan Melebur ke Dinas Pendidikan, Pariwisata Gabung Dispora

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon bakal hilang, namun dua bidang yakni Kebudayaan dan Pariwisata bakal melebur.

Bidang Kebudayaan melebur ke Dinas Pendidikan, sehingga menjadi Dindikbud. Sementara Bidang Pariwisata melebur ke Dispora sehinga menjadi Disporapar.

Pelaksana tugas (Plt) Kadisparbud sekaligus Asda II, Tb.Dikrie Maulawardhana memastikan penggabungan dua bidang tersebut pada Februari 2022.

“Secepatnya, dipastikan pada Februari 2022 mendatang. Ini tengah dibahas secara tekhnis untuk kepastiannya,” kata Tb.Dikri Maulawardhana melalui whatsapp, Senin 31 Januari 2022.

Tb.Dikri Mualawardhana menuturkan, rekomendasi dari bagian asset dan perlengkapan sudah turun. Sehingga untuk memastikan dua bidang tersebut bakal pindah ke OPD lain.

“Kebudayaan ke Dindik, rencanaya menempati sanggar budaya biar tidak jauh dari Dindik. Pariwisata antara Stadion Seruni atau Dispora yang Taman Cilegon Indah,” ujar Tb.Dikri Maulawardhana.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan pada Disparbud, Tini Suswatini, mengatakan, hari ini adalah hari terakhir, kantor Disparbud dipakai.Namun pihaknya harus segera berkemas. 

“Iya, mau pindahan ke sanggar budaya yang dipegantungan biar dekat sama dindik. Kalau Pariwisata tidak tahu, apakah di taman Cilegon atau di stadion Seruni,” kata Tini Suswatini.

Rencananya, kata Tini, pihaknya akan memulai kerja pada lusa. Sehingga masih ada cukup waktu untuk melakukan bebenah.

“Kalau beres-beresnya sudah lama, ini mah sisa-sisa arsip yang tertinggal aja. Kalau dihitung berapa kali pindah, ada 4 kali,”tutur Tini sambil tertawa.

"Selain dekat dengan Dindik,apabila ada kegiatan kebudayaan bisa menggunakan sanggar budaya yang selama ini memang sering dipakai untuk kegiatan,” sambung Tini Suswatini.

Sumber: Kabarbanten

Posting Komentar

[ADS] Bottom Ads